Published On: Sat, Apr 22nd, 2017

Uang Rp 38 Miliar Dibagikan ke Warga Miskin di Rembang

Menteri Sosial Republik Indonesia Khofifah Indar Parawansa saat foto bersama dengan penerima PKH di Museum Kartini Rembang, Jumat (21/4/2017). (KORAN MURIA / EDY SUTRIYONO)

 

Koran Muria, Rembang – Sebanyak 20.616 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Rembang menerima bantuan non tunai Program Keluarga Harapan (PKH) tahun ini. Untuk data tersebut  total anggaran dari Kementrian Sosial sebesar Rp, 38,97 miliar.

Penyaluran tahap pertama tahun 2017 ini dihadiri langsung oleh Menteri Sosial Republik Indonesia Khofifah Indar Parawansa, di Pendapa Museum RA Kartini, Jumat (21/4/2017) kemarin.

Khofifah terlihat maksimal melakukan interaksi dengan ibu-ibu penerima PKH dengan sesekali mengajak mereka bernyanyi dan bersalawat.

Dalam kesempatan itu Khofifah bertanya dengan beberapa penerima bantuan tentang pemanfaatan dana tersebut. Ia berpesan agar bisa digunakan sesuai peruntukannya, seperti yang memiliki anak di bangku sekolah tentu harus digunakan untuk biaya sekolahnya dan bagi ibu hamil dimanfaatkan untuk pemeriksaan kandungan secara rutin.

Setiap KPM menerima dana sebesar Rp 500 ribu di tahap pertama ini. Total setiap orang dalam satu tahun mendapatkan Rp 1,89 juta disalurkan dalam empat tahap. “Kecuali untuk lansia kurang mampu di atas 70 tahun dan disabilitas berat mendapatkan Rp 2 juta,” imbuhnya.

Selain menyalurkan bantuan nontunai PKH, Mensos didampingi Bupati Rembang  Abdul Hafidz juga memberikan penghargaan kepada sepuluh anak dari keluarga penerima PKH yang berprestasi di tingkat provinsi maupun nasional.

Perlu diketahui, Kementerian Sosial memberikan bantuan sosial khusus untuk Kabupaten Rembang tahun 2017 ini sebesar Rp 134,95 miliar. Dengan rincian Rp 38,97 miliar untuk PKH, bantuan beras rastra Rp 95,88 miliar bagi 69.904 keluarga dan bantuan sosial disabilitas sebesar Rp 108 juta untuk 36 jiwa.

Editor : Ali Muntoha

 

About the Author

-