Published On: Mon, Nov 27th, 2017

Disdukcapil: Tidak Ada Persoalan Jika Harus Pakai Suket

Seorang petugas menunjukkan surat keterangan sebagai ganti E-KTP. (Disdukcapil Kudus)

 

Koran Muria, Kudus – Sebagian besar warga yang sudah melakukan perekaman untuk kartu tanda penduduk (KTP) elektronik, belum mendapatkan materi fisik dari dokumen kependudukan tersebut. Sebagai gantinya, mereka mendapatkan surat keterangan pengganti.

Namun mereka tidak perlu khawatir. Karena suket tersebut pun, bisa digunakan sebagai pengganti KTP.

”Jangan khawatir. Kalau belum mendapatkan blangko KTP-nya, bisa gunakan suket yang kita keluarkan. Tidak ada persoalan dengan hal itu,” tegas Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kudus Hendro Martoyo.

Hingga awal bulan ini, Disdukcapil sudah mencetak suket sebagai pengganti E-KTP sebanyak 70.743. Suket ini dikeluarkan, karena keterbatasan blangko KTP elektronik yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat.

Rincian pencetakan suket untuk masing-masing kecamatan adalah Kecamatan Kaliwungu sebanyak 8.643, Kecamatan Kota (8.254), Kecamatan Jati (10.778), Kecamatan Undaan (5.797), Kecamatan Mejobo (6.272), Kecamatan Jekulo (8.671), Kecamatan Bae (6.233), Kecamatan Gebog (8.133), dan Kecamatan Dawe (70.743).

”Surat keterangan pengganti ini, fungsinya sama dengan KTP elektronik. Mau mengurus apa saja yang membutuhkan dokumen ini, bisa menggunakan surat keterangan ini. Jadi, warga jangan khawatir kalau suketnya nanti ditolak. Semua bisa dilakukan dengan suket,” paparnya.

Keterbatasan blangko memang membuat pencetakan dilakukan bertahap. Hanya saja, Hendro mengatakan jika hal ini jangan dijadikan alasan bagi warga untuk kemudian tidak membuat dokumen kependudukan yang sangat penting tersebut.

Apalagi, dalam membuat dokumen kependudukan, semakin dipermudah oleh pemerintah. Misalnya saja dalam membuat KTP, warga cukup melampirkan fotokopi kartu keluarga saja.

Kemudahan ini memang sudah diamanatkan dalam undang-undang, peraturan presiden, hingga surat edaran menteri. Hal itu tertuang pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri RI (Mendagri) Nomor 471/1768/SJ tertanggal 12 Mei 2016, menindaklanjuti Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 25 Tahun 2008 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Kependudukan. Semua demi melaksanakan Undang-Undang Nomor 23/2006 dan Undang-Undang Nomor 24/2013 tentang Administrasi Kependudukan.

”Bagi yang sudah wajib KTP, ayo segera membuatnya. Karena caranya juga sangat mudah sekarang. Cukup fotokopi kartu keluarga saja, permohonan itu sudah bisa diproses. Tidak ada yang sulit sekarang, kok,” imbuhnya.

Editor: Supriyadi

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>