Pilih jumlah dan jangka waktu pinjaman

Rupiah
Bulan
Metode transfer
Ajukan untuk pinjaman
Gaji: Min 3 jt/ bulan penghasilan
Besaran rate bunga: Mulai dari 1.45% per bulan
Umur: Usia Min 20 tahun
→ Detail lebih
Kondisi peminjaman: Pengajuan koperasi mekar tanpa jaminan 2021
Gaji: Dari 2 juta/ bulan
Besaran rate bunga: Bunga mulai dari 1.59% per bulan
Umur: Umur 21 tahun
→ Detail lebih
Kondisi peminjaman: Pengajuan BLT UMKM online langsung cair 2021
Gaji: Gaji minimal 2 juta/ bulan
Besaran rate bunga: Bunga mulai dari 0.88% per bulan
Umur: Berusia min 21 tahun
→ Detail lebih
Kondisi peminjaman: Pengajuan pinjaman UMKM mekar koperasi 2021
Gaji: Penghasilan minimum 3 jt per bulan
Besaran rate bunga: 0.06% per hari
Umur: Minimal Umur 21 tahun
→ Detail lebih
Kondisi peminjaman: Pengajuan UMKM langsung cair 2021
Gaji: Gaji minimal 2 juta/ bulan
Besaran rate bunga: Mulai dari 0.79% per bulan
Umur: Minimal usia 21 tahun
→ Detail lebih
Kondisi peminjaman: Dapatkan bantuan UMKM bansos untuk usaha mikro 2021
Gaji: Gaji dibawah 1 juta
Besaran rate bunga: Mulai dari 0.79% per bulan
Umur: Batas usia pemohon dari 21 tahun
→ Detail lebih
Kondisi peminjaman: Cara daftar UMKM untuk bantuan UMKM online di 2021
Gaji: Minimum pendapatan 3 juta
Besaran rate bunga: Mulai dari 1.3% per bulan
Umur: Batas usia pemohon dari 21 tahun
→ Detail lebih
Kondisi peminjaman: Pengajuan bantuan UMKM BRI tanpa jamianan 2021

Mulai Mengembangkan Usaha dengan Membentuk Usaha Berbasis UMKM

Memiliki usaha dapat digunakan untuk menambah pendapatan. Usaha dalam bentuk UMKM saat ini mendapatkan dukungan yang cukup besar. Dukungan yang diberikan mulai dari marketing hingga pendanaan sehingga dapat dijadikan sebagai peluang untuk mengembangkan usaha yang lebih besar. Dengan adanya usaha dalam bidang UMKM dapat membuat penghasilan negara ikut meningkat ditambah dengan penyerapa tenaga kerja pada setiap bidang usaha yang dibuka. UMKM singkatan dari usaha menengah kecil mikro. Usaha ini cukup beragam, mulai usaha kreatif hingga usaha produktif. Pendirian UMKM juga dapat dilakukan secara individu atau secara berkelompok sehingga ide bisnis yang didapatkan lebih variatif.

Berawal dari UMKM jika dikelola dengan baik dapat berpeluang menjadi usaha besar yang memiliki banyak cabang. Dengan melebarkan sayap pada jumlah cabang yang banyak UMKM juga dapat dikembangkan dengan memiliki variasi produk. Kehadiran UMKM ini dapat dijadikan sebagai tumpuan untuk mengembangkan dan memperbaiki sistem perekonomian. Mengapa harus melakukan cek UMKM ketika akan memulai usaha kecil? Anda bisa menemukan jawabannya secara lebih lanjut berikut ini.

Contoh UMKM yang Bisa Diterapkan

Mengembangkan usaha kecil saat ini sudah mulai banyak dilakukan. Ada banyak contoh UMKM yang bisa diterapkan secara mudah. Contoh usaha mikro yang pertama adalah usaha kuliner. Usaha kuliner saat ini memiliki prospek yang cukup baik untuk dijadikan sebagai UMKM. Ada banyak inovasi yang bisa dikembangkan dalam usaha kuliner, mulai dari aneka kuliner tradisional yang dikemas dalam varian yang lebih modern sehingga tetap memiliki sentuhan kekinian. UMKM adalah singkatan dari usaha menengah kecil mikro. Usaha kuliner merupakan salah satu contoh dari usaha ini.

Contoh UMKM yang kedua adalah usaha fashion. Fashion lokal saat ini memiliki potensi yang cukup baik. Tidak hanya memiliki potensi saja tetapi dari segi desain hingga kualitas sudah tidak perlu diragukan lagi. Ada banyak jenis fashion lokal yang memiliki desain kekinian dan inovatif sehingga usaha ini dapat dijadikan sebagai peluang usaha yang cukup bagus. Inovasi kreatif yang ditawarkan pada bidang fashion ini membuat usaha fashion semakin berkembang. Pengertian UMKM sendiri merupakan usaha yang dikembangkan secara produktif oleh perorangan maupun sekelompok orang dengan jenis usaha yang cukup beragam.

Contoh UMKM yang ketiga adalah usaha mikro pertanian. Usaha ini mulai banyak dikembangkan dengan menggunakan teknologi yang inovatif. Mengingat Indonesia sebagai negara agraris tentu hal ini bukanlah hal yang cukup sulit untuk dilakukan. Saat ini sudah mulai banyak dikembangkan jenis pertanian hidroponik hingga pertanian organik. Hasil pertanian tersebut banyak dicari karena memiliki kualitas produk yang lebih sehat dan dapat dikonsumsi oleh semua kalangan.

Kriteria Usaha Mikro

Usaha UMKM saat ini mendapat perhatian yang cukup besar. Singkatan UMKM sendiri merupakan usaha menengah kecil mikro. Usaha ini memiliki kriteria sehingga sebuah usaha dapat dikatakan masuk ke dalam kategori UMKM. Kriteria yang pertama adalah dapat dimanfaatkan untuk wadah atau tempat mencari nafkah atau yang juga dikenal dengan sektor informal. UMKM ini salah satu contohnya adalah pedagang kaki lima. Kriteria yang kedua adalah memiliki sifat pengrajin dan belum dikembangkan dalam bentuk kewirausahaan. UMKM ini masih dalam skala yang cukup kecil sehingga lingkup usahanya masih terbatas.

Kriteria UMKM yang ketiga adalah memiliki komoditi yang berubah-ubah. Produk yang ditawarkan oleh UMKM terkadang berubah-ubah dan dapat disesuaikan dengan perkembangan pasar hingga dapat menemukan satu jenis komoditi yang benar-benar tetap. Kriteria arti UMKM memiliki jiwa wirausaha dan berpotensi untuk menjadi usaha yang lebih besar. Prospek sebuah UMKM untuk dikembangkan dan bertransformasi menjadi usaha yang besar adalah kriteria yang dimiliki oleh UMKM sehingga tidak heran jika UMKM sering kali melakukan inovasi.

Tips Memulai UMKM

Usaha UMKM dapat dimulai dengan langkah membuat perencanaan terlebih dahulu. Tips yang kedua usaha mikro adalah melakukan survei sehingga dapat menciptakan usaha yang inovatif dan berbeda dengan usaha yang lain. Tips yang ketiga adalah menentukan jenis produk atau komoditi yang akan dijual. Komoditi atau produk yang akan dijual ini akan menentukan prospek kedepannya dari usaha yang akan dijalankan. Tips yang keempat adalah melakukan perincian dana sehingga dapat memperkirakan dan menyiapkan sejumlah dana yang dibutuhkan untuk memulai usaha mikro.